SIAGA IBU TERPADU Perkuat Pemantauan Ibu Hamil Risiko Tinggi di Kotawaringin Timur

Sistem digital terintegrasi mempercepat pencatatan, deteksi dini, pemantauan, tindak lanjut, dan koordinasi rujukan maternal.

KOTAWARINGIN TIMUR – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur terus berupaya meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil, terutama yang memiliki risiko tinggi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui SIAGA IBU TERPADU atau Sistem Informasi Integrasi Aksi Gerak Aman Ibu.

Program ini mulai diterapkan di wilayah kerja Puskesmas Ketapang II. Melalui SIAGA IBU TERPADU, pencatatan data ibu hamil yang sebelumnya dilakukan secara manual kini beralih ke sistem digital yang lebih cepat dan praktis.

Data ibu hamil dimasukkan melalui Google Form, kemudian tersimpan dalam Spreadsheet Database dan ditampilkan pada Dashboard Monitoring. Petugas juga menggunakan Grup WhatsApp Rujukan Maternal untuk mempercepat koordinasi apabila ditemukan ibu hamil yang membutuhkan pemantauan atau rujukan.

Dari hasil penerapan awal, sebanyak 82 data ibu hamil telah masuk ke dalam sistem. Sebanyak 76 data atau 93 persen dinyatakan lengkap. Seluruh data juga berhasil ditampilkan pada dashboard dan telah melalui proses pemeriksaan atau skrining risiko.

Sistem ini berhasil menemukan 28 ibu hamil dengan risiko tinggi dan tiga ibu hamil dengan risiko sangat tinggi. Dari total 31 kasus tersebut, sebanyak 27 kasus atau 87 persen sudah ditindaklanjuti. Sementara itu, empat kasus lainnya masih dalam proses pemeriksaan dan penjadwalan tindak lanjut.

Respons petugas terhadap kebutuhan rujukan juga terbilang cepat. Rata-rata waktu respons tercatat 1 jam 35 menit atau lebih cepat dari target maksimal dua jam.

SIAGA IBU TERPADU turut memperkuat kerja sama antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, bidan, kader Posyandu, keluarga ibu hamil, dan rumah sakit rujukan. Dengan koordinasi yang lebih baik, ibu hamil berisiko dapat diketahui lebih awal dan segera mendapatkan penanganan yang sesuai.

Meski hasil awalnya cukup baik, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Kepatuhan petugas dalam mengisi data sesuai prosedur baru mencapai 86,6 persen, sedangkan targetnya minimal 90 persen. Karena itu, pendampingan, pemeriksaan kelengkapan data, dan pemantauan rutin akan terus ditingkatkan.

Ke depan, SIAGA IBU TERPADU akan terus disempurnakan dan dipersiapkan untuk diterapkan secara bertahap di puskesmas lain di Kabupaten Kotawaringin Timur. Program ini diharapkan membuat pelayanan kesehatan ibu menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi serta mengurangi keterlambatan dalam menangani ibu hamil risiko tinggi.

Pos terkait