Kotawaringin Timur – Dalam upaya melindungi kesehatan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur menyiapkan fasilitas Ruang Oksigen gratis di berbagai wilayah kecamatan. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap karhutla.
Paparan asap karhutla dapat berdampak terhadap kesehatan, mulai dari iritasi mata dan tenggorokan, batuk, pusing, hingga gangguan pernapasan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau gangguan kesehatan lainnya setelah terpapar asap diimbau segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi kesehatannya.
Berikut adalah daftar kecamatan, fasilitas kesehatan (faskes), beserta alamat lengkap Ruang Oksigen yang tersedia di Kabupaten Kotawaringin Timur:

Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, terutama saat kondisi udara berasap. Jika harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker yang sesuai, seperti masker N95 apabila tersedia dan digunakan dengan benar. Masyarakat juga dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih serta menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan riwayat penyakit pernapasan atau jantung perlu mendapatkan perhatian khusus selama kondisi asap karhutla berlangsung. Apabila mengalami sesak napas berat atau kondisi kesehatan memburuk, segera cari pertolongan medis.
Melalui kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan dampak karhutla terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
Bersama Kita Jaga Kesehatan, Tangguh Menghadapi Karhutla!
Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan, dan bersama-sama melakukan upaya pencegahan dampak asap karhutla.










