WASPADA DEMAM BERDARAH…!!!

Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotawringin Timur tiap tahun selalu ada. Jumlah ini bertambah terutama pada musim penghujan. Penyakit DBD merupakan ancaman bagi setiap orang khususnya pada usia anak-anak sekolah. Diagnosa demam berdarah biasanya dilakukan secara klinis. Biasanya yang terjadi adalah demam tanpa adanya sumber infeksi, terdapat bintik-bintik/bercak perdarahan di bawah kulit. Pada pemeriksaan laboratorium, ditemukan jumlah trombosit yang menurun dan hematokrit yang cenderung meningkat. Selain itu dapat pula dilakukan pemeriksaan serologi seperti Dengue blot test untuk memastikan diagnosa demam berdarah jika terindikasi secara klinis. Mendiagnosis demam berdarah secara dini dapat mengurangi risiko kematian daripada menunggu sampai penyakit menjadi akut. Bagaimana mengobatinya ? Hingga saat ini belum ada obat untuk mematikan virus dengue. Untuk penyembuhannya sangat tergantung pada kecepatan penderita dibawa ke rumah sakit serta ketepatan pihak rumah sakit menolong pasien.

Pengobatan yang ditujukan adalah bersifat suportif yaitu untuk mencegah tubuh kekurangan cairan dan menjaga jumlah trombosit agar tidak terjadi shock. Penderita disarankan untuk minum air putih dan menjaga penyerapan makanan, terutama dalam bentuk cairan. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, penambahan dengan cairan infus diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan shock. Transfusi trombosit mungkin dapat dilakukan jika jumlah trombosit menurun drastis. Pencegahan dilakukan dengan MENGHINDARI GIGITAN NYAMUK di sepanjang siang hari (pagi sampai sore) karena nyamuk Aedes aktif di siang hari. Kenakan pakaian yang lebih tertutup atau gunakan cairan/krim anti nyamuk (mosquito repellant) 4M plus (Menguras bak mandi, Mengubur barang-barang bekas, Menutup tempat penampungan air, Memantau tempat air yang menjadi tempat nyamuk berkembang biak) plus menggunakan kelambu dan obat nyamuk. Pengasapan (Fogging) adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai nyamuk dewasa. selain itu melakukan abatisasi di tempat penampungan air yang tidak bisa/ sulit dikuras setiap minggunya.