MEMPERINGATI HUT RI ke 74 DINAS KESEHATAN GELAR APEL 17 AGUSTUS

Dalam rangka memperingati HUT RI ke 74, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dan diikuti seluruh pegawai Lingkungan Dinas Kesehatan. Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Pageawai Dinas Kesehatan, undangan dari Akademi Keperawatan, Akademi Kebidanan, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Puskesmas. Apel dimulai pukul 07.00 WIB bertempat di lapangan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam amanatnya Inspektur Upacara Umar Kaderi, SH., M.Sc. menyampaikan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah dengan tema “SDM Unggul Indonesia Maju”. Yang menekankan pada terwujudnya modal manusia yang berkualitas, investasi sumber daya manusia yang perlu kita lakukan adalah di bidang kesehatan dan pendidikan.  Pelayanan  di  bidang kesehatan  dan pendidikan tidak hanya mencakup kuantitas seperti jumlah klinik, puskesmas maupun Rumah Sakit, jumlah sekolah, maupun jumlah tenaga kesehatan dan guru-guru, akan tetapi yang lebih penting adalah kualitas pelayanan itu sendiri, kualitas tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, kualitas sarana dan prasarananya serta faktor penunjang lainnya, termasuk aksesibilitasnya. Acara apel peringatan HUT RI ke 17 diakhiri dengan sesi foto Bersama keluarga besar kesehatan.

Ditulis pada Uncategorized | Tinggalkan komentar

PERTEMUAN KOORDINASI BIDANG KESEHATAN DIGELAR

Setiap tahun Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur melaksanakan Pertemuan Koordinasi Bidang Kesehatan dalam upaya monitoring kinerja & penguatan Puskesmas. Pertemuan Koordinasi tahun ini bertema Manajemen Puskesmas untuk Pelayanan Kesehatan Berkualitas. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari, 12-13 Agustus 2019 di Aquarius Boutique Hotel Sampit. 
Subagiyo Rahayu selaku ketua panitia melaporkan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 80 orang, terdiri dari 21 orang Kepala Puskesmas, 21 orang Ketua Tim Perencanaan Puskesmas, 21 orang Ketua Tim Mutu Puskesmas dan 17 orang pejabat eselon III dan IV Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam laporannya, Subagiyo juga menyampaikan tujuan pertemuan koordinasi tersebut adalah untuk pembinaan Puskesmas dalam upaya optimalisasi pelayanan kesehatan, khususnya upaya pencapaian standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. Ketua Panitia juga menyampaikan bahwa kegiatan akan diisi dengan paparan kepala Puskesmas dan pembahasan dari Dinas Kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan sambutan melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Umar Kaderi berpesan agar setelah proses akreditasi berjalan sejak 2016, kita mengetahui kelemahan-kelemahan kita, baik sumber daya manusia, alat kesehatan, tata graha maupun pelayanan. Untuk itu kita perlu berbenah institusi dari berbagai hal. Di samping itu, beliau juga mengingatkan bahwa pagu indikatif APBD Dinas kesehatan hanya 10 M, padahal beban utama kita di UHC ( Universal Health Coverage ), sehingga untuk itu Puskesmas harus memprioritaskan biaya rutin (listrik, air dan telepon), kegiatan lainnya optimalkan dengan menggunakan dana BOK (bantuan operasional kesehatan), terutama untuk stunting.
Pada kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan bahwa Kotim telah 5 kali WTP (wajar tanpa pengecualian), sehingga audit keuangan dan audit kinerja akan lebih ketat lagi. Tahun 2020, 31 Januari laporan keuangan 2019 harus sudah beres. Beliau juga mengingatkan bahwa rancangan Peraturan Bupati terkait tunjangan penghasilan menyatakan bahwa yang tidak menyerahkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), maka TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) akan dipotong 50%. Untuk itu, semua pejabat eselon III dan IV termasuk kepala Puskesmas yang belum menyerahkannya, agar segera menyerahkannya.
Beliau berharap permasalahan dan kendala di lapangan dapat dipecahkan dalam pertemuan ini, kecuali hal-hal yang sifatnya prinsipil menunggu Kepala Dinas Kesehatan kembali dari tugas mendampingi jamaah haji.

Ditulis pada Berita, Uncategorized | Tinggalkan komentar

WUJUDKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR CANANGKAN KAMPUNG GERMAS DI KELURAHAN TANAH MAS

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Tujuan utama dari germas adalah untuk menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan; menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit; menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan menurunkan biaya penduduk untuk pengeluaran kesehatan.

Bertempat di Kelurahan Tanah Mas, tanggal 19 Oktober 2018 pukul 08.00 WIB Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan Pencanangan Kampung Germas. Pencanangan tersebut dihadiri Wakil Bupati, Kepala-kepala SOPD, Anggota DPRD, Satuan Organisasi Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta masyarakat sekitarnya. Pencanangan diawali dengan kegiatan senam kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan pelayanan Posbindu, demonstrasi cuci tangan yang benar serta expo hasil-hasil pertanian di kelurahan Tanah Mas.

Dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk :

  1. Peduli terhadap kesehatan kita dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pada setiap individu, keluarga dan lingkungan masing-masing.
  2. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, lakukan cek kesehatan secara teratur agar gejala penyakit dapat diketahui secara dini.
  3. Memanfaatkan secara maksimal fasilitas kesehatan yang ada untuk menjamin kesehatan kita semua, kepada jajaran kesehatan, tingkatkan kualitas pelayanan fasilitas kesehatan, seiring dengan tuntutan akreditasi fasilitas kesehatan,
  4. Tingkatkan makan sayur dan buah, kurangi makanan berlemak dan berkarbohidrat, tingkatkan olahraga dan aktivitas fisik, hindari hal-hal yang berdampak buruk terhadap kesehatan serta rutin cek kesehatan.

(Bagio, Dinkes Kotim)

Ditulis pada Berita | Tinggalkan komentar

Puskesmas Kuala Kuayan kembangkan Desa Pahirangan menjadi Desa Siaga Aktif dan Desa bebas dari BABS

Desa Siaga Aktif merupakan pengembangan dari Desa Siaga yaitu Desa yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melalui Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut seperti Pusat Kesehatan Masyarakat pembantu (Pustu), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) atau sarana kesehatan lainnya dan memiliki Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang melaksanakan upaya survailans berbasis masyarakat (pemantauan penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan dan perilaku), penanggulangan bencana dan kedaruratan kesehatan, serta penyehatan lingkungan.

Untuk mewujudkan hal itu, Puskesmas Kuala Kuayan bersama Tim dari Dinas Kesehatan Kab. Kotim melaksanakan kegiatan Pembinaan Desa Siaga Aktif, Pemicuan STBM dan pemicuan STBM Stunting di Desa Pahirangan, kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 13 September 2018 dihadiri langsung oleh Kades Pahirangan Bapak M. Abadi, dalam kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa “mendukung penuh semua program yang dilaksanakan di desa kami, apalagi dengan adanya Undang-undang Desa menjadikan semangat kami untuk memajukan Desa, diakuinya dari 115 KK yang ada di Desa Pahirangan sebagian warganya ada yang tinggal di perkebunan, tapi itu tidak mengurangi niat kami untuk mewujudkan dan mengembangkan desa kami menjadi desa yang mandiri dan aktif untuk menangani masalah-masalah kesehatan yang ada di desa kami”.

Desa Pahirangan adalah salah satu Desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuala Kuayan. Desa Pahirangan sudah mempunyai fasilitas kesehatan berupa Pustu dan mempunyai dua jenis UKBM yaitu Posyandu Balita dan Posbindu PTM. Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Pembinaan Desa Siaga Aktif desa Pahirangan mampu untuk mengembangkan lagi UKBM yang ada dan mampu mewujudkan sebagai desa yang bebas dari buang air besar sembarangan. (Ridho)

  

Ditulis pada Berita | Tinggalkan komentar