Puskesmas Kuala Kuayan kembangkan Desa Pahirangan menjadi Desa Siaga Aktif dan Desa bebas dari BABS

Desa Siaga Aktif merupakan pengembangan dari Desa Siaga yaitu Desa yang penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melalui Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut seperti Pusat Kesehatan Masyarakat pembantu (Pustu), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) atau sarana kesehatan lainnya dan memiliki Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang melaksanakan upaya survailans berbasis masyarakat (pemantauan penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi, lingkungan dan perilaku), penanggulangan bencana dan kedaruratan kesehatan, serta penyehatan lingkungan.

Untuk mewujudkan hal itu, Puskesmas Kuala Kuayan bersama Tim dari Dinas Kesehatan Kab. Kotim melaksanakan kegiatan Pembinaan Desa Siaga Aktif, Pemicuan STBM dan pemicuan STBM Stunting di Desa Pahirangan, kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 13 September 2018 dihadiri langsung oleh Kades Pahirangan Bapak M. Abadi, dalam kesempatan itu beliau menyampaikan bahwa “mendukung penuh semua program yang dilaksanakan di desa kami, apalagi dengan adanya Undang-undang Desa menjadikan semangat kami untuk memajukan Desa, diakuinya dari 115 KK yang ada di Desa Pahirangan sebagian warganya ada yang tinggal di perkebunan, tapi itu tidak mengurangi niat kami untuk mewujudkan dan mengembangkan desa kami menjadi desa yang mandiri dan aktif untuk menangani masalah-masalah kesehatan yang ada di desa kami”.

Desa Pahirangan adalah salah satu Desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kuala Kuayan. Desa Pahirangan sudah mempunyai fasilitas kesehatan berupa Pustu dan mempunyai dua jenis UKBM yaitu Posyandu Balita dan Posbindu PTM. Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Pembinaan Desa Siaga Aktif desa Pahirangan mampu untuk mengembangkan lagi UKBM yang ada dan mampu mewujudkan sebagai desa yang bebas dari buang air besar sembarangan. (Ridho)